PENGERTIAN
ISRA’ DAN MI’RAJ
Yang
di maksud isra’ ialah Perjalanan menakjubkan pada malam hari,yang di mulai dari masjidil
haram sampai masjidil aqso.
Mi’raj
artinya jenjang atau tangga. adapun yang di maksud dengan mi’raj ialah
perjalanan rasulullah setelah isra’, dengan naik ke tujuh langit hingga tiba di
suatu tempat yang paling tinggi yang bernama
SIDROTUL MUNTAHA , suatu tempat yang tidak dapat di jangkau oleh ilmu pengetahuan manusia dan tidak diketahui hakikat yang
sebenarnya oleh siapapun juga selain beliau sendiri. Setelah itu beliau
Muhammad kembali ke masjidil harom di mekkah .
sebagai mana telah di tegaskan dalam ayat suci alqur’an, bahwa tujuan islam adalah Allah hendak memperlihatkan kepada hambanya ( Muhammad SAW ) sebagian dari tanda-tanda kekuasaanya yang maha hebat.
sebagai mana telah di tegaskan dalam ayat suci alqur’an, bahwa tujuan islam adalah Allah hendak memperlihatkan kepada hambanya ( Muhammad SAW ) sebagian dari tanda-tanda kekuasaanya yang maha hebat.
Sedangkan ayat-ayat suci mengenai mi’roj
menjelaskan, bahwa rasulullah menyaksikan secara langsung kenyataan sebagian
lainnya lagi dari tanda-tanda kebesaran Allah.
Lebih jauh
doctor haikal mempunyai pendapat yang
aneh mengenai persoalan isro’ mi’roj ini. Ia memandang isro’ dan mi’roj itu
sebagai perpaduan akal fikiran dan kejiwaan dengan WAHDATUL rninya, yang
berlaku khusus bagi seorang manusia yang suci dan mulia seperti nabi Muhammad.
Isro’
adalah suatu kebenaran, menurut DR.HAIKAL, isro’ bersifat spiritual bukan
matrial tetapi terjadi WUJUD sejak zaman ke azalian hingga ke abadian dalam
suatu periode nurani kejiwaan yang semurni mupada dalam suasana ( ALAM )
kesadaran, bukan di dalam mimpi.
ISRO’
MI’ROJ adalah perjalanan nabi pada malam hari dari masjidil harom ke masjidil
aqso dengan kendaraan burogh yang di temani malaikat jibril.
ISRO’ MI’ROJ perjalanan nabi menghadap allah
swt,hanya untuk menerima perintah. yaitu SHOLAT ,karna perintah allah yang satu
itu allah mengutus malaikat jibril membawa nabi Muhammad.
Awalnya perintah SHOLAT dalam sehari itu 50 rakaat
Diambil dari buku yang berjudul
MISTERI ISRO’ MI’ROJ
0 comment:
Posting Komentar